PUSARAN – Wakil Ketua (Waket) III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Ambo Dalle, menggelar reses DPRD Sulteng 2026 di Desa Kolo Atas dan Desa Tanasumpu, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Senin (16/2/2026).
Dalam agenda penjaringan aspirasi masyarakat ini, warga mengajukan sejumlah usulan prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur desa, Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 1 Tanasumpu, hingga penanganan narkoba.
Kegiatan reses pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2024-2029 masa persidangan II Tahun Anggaran 2026 tersebut berlangsung terbuka dan dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Baca juga:Arman Marunduh Bawa Misi Gerindra Atasi Genangan Banjir Bunta
Reses pertama berlangsung di ruang pertemuan Desa Kolo Atas. Kepala Desa Kolo Atas, Muh. Asyir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan DPRD Sulteng di wilayah Mamosalato.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan desa secara langsung.
Warga Kolo Atas mengajukan sejumlah usulan, antara lain peningkatan infrastruktur jalan desa, penguatan layanan publik, dukungan sektor pertanian dan perikanan, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca juga: DPC Gerindra Morut Santuni Anak Yatim dan Panti Asuhan
“Harapannya Pak Ambo Dale dapat memperjuangkan aspirasi kami hingga terealisasi melalui program pembangunan pemerintah provinsi,” ujar Asyir.
Ambo Dalle menjelaskan bahwa reses merupakan agenda resmi kedewanan yang dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun masa sidang.
Melalui reses, anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Baca juga: DPC Gerindra Morut Wujudkan Gerakan Indonesia Asri di HUT ke-18
“Sejak kami dilantik, kami wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat yang kami wakili, termasuk masyarakat Kolo Atas,” tegas kader Partai Gerindra ini.

Waket DPRD Sulteng Ambo Dalle Bantu Warga Lawan Narkoba
Pada hari yang sama, Ambo Dalle melanjutkan reses di Desa Tanasumpu. Sekitar 100 warga menghadiri pertemuan tersebut dan menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak.
Kepala Desa Tanasumpu, Useng Sanusi, berharap reses ini membawa dampak konkret bagi pembangunan desa.
Dalam forum tersebut, warga Tanasumpu mengajukan beberapa usulan utama, mulai dari pembangunan RKB SDN 1 Tanasumpu dan peningkatan jalan tani dan jalan desa.
Baca juga: Komnas HAM Sulteng Desak Perbaikan Ruas Jalan Bungintimbe
Selain itu, pembangunan drainase, pengadaan kendaraan pengangkut sampah, serta penyelesaian persoalan tapal batas desa
Pemerintah desa meminta DPRD Sulteng memfasilitasi penyelesaian tapal batas hingga ke tingkat Pemerintah Provinsi agar segera mendapat kepastian hukum.
“Kami berharap seluruh usulan masyarakat bisa diperjuangkan di tingkat provinsi. Forum ini sangat penting untuk masa depan Desa Tanasumpu,” kata Useng Sanusi.
Baca juga: Gerindra Morut Peringati HUT ke-18 dengan Doa Bersama dan Aksi Sosial
Warga juga menyampaikan kekhawatiran atas maraknya penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Mamosalato dan Bungku Utara.
Menanggapi hal tersebut, Ambo Dalle menyatakan komitmennya untuk memanggil Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah guna membahas langkah konkret penanganan narkoba.
Ia menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dirangkum bersama tim tenaga ahli sesuai kewenangan DPRD provinsi.
Baca juga: PT GNI Perkuat Implementasi K3 Usai Rangkaian BK3N 2026
Untuk usulan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat, pihaknya akan memfasilitasi hingga ke tingkat lebih tinggi. (ham)












