Politik

Reses Ketua Komisi I Arief Ibrahim Jaring Aspirasi Warga Tompira

MORUT – Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara (Morut), IM Arief Ibrahim, menggelar reses masa sidang 2025 di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Reses DPRD merupakan agenda rutin wakil rakyat untuk kembali ke dapil dan menyerap kebutuhan warga. Bagi Arief Ibrahim, kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi juga sarana memperkuat hubungan dengan konstituen.

Dalam kesempatan itu, Arief menegaskan komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyat. Ia mengingatkan kembali sejarah kampanye politiknya di desa yang sama.

“JAS MERAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Saya pernah duduk melantai di rumah ini saat kampanye, dan kini hadir kembali sebagai anggota DPRD,” ungkapnya.

Baca jugaTowuti Bangkit Pasca Insiden Kebocoran Pipa Minyak Vale

Arief lantas memaparkan program prioritas sesuai visi-misi pemimpin Morut Delis-Djira, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan desa.

Sejumlah aspirasi warga muncul dalam dialog terbuka tersebut. Masyarakat meminta perhatian khusus terhadap pelaksanaan program infrastruktur desa, terutama jalan dan fasilitas umum yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Selain itu, kelompok usaha di Desa Tompira menyampaikan masukan terkait Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Ada yang sudah menerima manfaat, namun ada pula kelompok yang masih menunggu perhatian pemerintah.

Baca jugaIM Arief Ibrahim Dorong Daerah Tidak Bergantung Dana Pusat

Dalam reses ini, Arief juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, situasi nasional yang dinamis tidak boleh memecah belah warga desa.

“Kita harus menjaga kedamaian bersama demi kelangsungan pembangunan di daerah,” tegasnya.

Menutup pertemuan, politisi Partai Hanura itu menyampaikan optimisme bahwa pada 2026, pemerintah daerah akan lebih fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Selain itu, penguatan forum Corporate Social Responsibility (CSR) agar investasi perusahaan lebih berdampak langsung ke masyarakat. Hal lainnya yaitu Rencana Induk Pembangunan dan Pengembangan Industri (RIPPM) khususnya di wilayah Petasia Timur untuk memperluas lapangan kerja. (*)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Haerudin Azis Ajak Warga Ganda-Ganda Bersatu Bangun Desa

PUSARAN - Calon Kepala Desa Ganda-Ganda, Haerudin Azis, mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu dan bersama-sama…

12 jam ago

Haerudin Azis Menang Telak di Pilkades Ganda-Ganda dengan 1.044 Suara

PUSARAN - Haerudin Azis memastikan kemenangan telak dalam Pilkades Ganda-Ganda 2026 yang menjadi bagian dari…

12 jam ago

Ahmad Ali Center Tanggalkan Identitas Politik

PUSARAN - Ahmad Ali Center (AAC) akhirnya menanggalkan identitas politik dan menegaskan arah baru sebagai…

5 hari ago

Belum Genap Setahun, Sport United Poboya Junior Langsung Jadi Juara Nasional

PUSARAN - Siapa sangka tim yang belum genap berusia satu tahun mampu menaklukkan klub-klub terbaik…

2 minggu ago

Komunitas TAMEME Tembus Dusun Terpencil Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi

PUSARAN - Di saat banyak bantuan terkonsentrasi di wilayah yang mudah diakses, Komunitas Jurnalis TAMEME…

3 minggu ago

Camat dan Lurah Siap Wujudkan Kota Palu Ramah Penyandang Disabilitas

PUSARAN - Puluhan Camat dan Lurah siap mewujudkan Kota Palu ramah penyandang disabilitas melalui penguatan…

3 minggu ago

This website uses cookies.