Ketua DPD II Golkar Morut Warda Dg Mamala meminta seluruh kader mulai memperkuat konsolidasi untuk merealisasikan target Pilkada 2030 saat membuka Musyawarah Kecamatan III Partai Golkar Kecamatan Petasia dan Petasia Barat di Kota Kolonodale, Jumat (7/8/2026). (Foto: Ist)
PUSARAN – Partai Golongan Karya (Golkar) mulai membidik kursi Bupati Morowali Utara (Morut) pada Pilkada 2030.
Ketua DPD II Partai Golkar Morut, Warda Dg Mamala, meminta seluruh kader memperkuat konsolidasi sejak sekarang untuk merealisasikan target tersebut.
Warda menyampaikan target itu saat membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) III Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Petasia dan Petasia Barat di Kota Kolonodale, Jumat (7/8/2026).
“Pada 2030, Bupati harus dari orang Golkar,” tegas Warda.
Baca juga: PK Golkar Petasia Timur Jadi Kekuatan Utama Partai Golkar di Morowali Utara
Warda mengatakan target merebut kursi Bupati Morowali Utara menjadi bagian dari agenda politik Partai Golkar ke depan.
Karena itu, dia meminta kader menjalankan kerja politik secara berkelanjutan. Kader tidak boleh hanya bergerak ketika pemilu semakin dekat.
Menurut Warda, Pemilu 2029 akan menjadi salah satu tahapan penting bagi Golkar Morut sebelum mengejar target politik pada 2030.
Baca juga: Darman Kembali Pimpin PK Partai Golkar Petasia Timur Secara Aklamasi
Partai Golkar, kata Warda, berhasil memperoleh tujuh kursi di parlemen pada periode sebelumnya. Capaian itu harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada Pemilu 2029.
Warda memang belum memasang target delapan atau sembilan kursi. Namun, dia menegaskan perolehan Golkar pada Pemilu 2029 harus lebih baik dari tujuh kursi.
“Karena itu, kita harus bekerja maksimal,” kata Warda dalam sambutannya.
Baca juga: PT COR Group Peduli Warga Terisolir Pasca Bencana Bungku Utara
Dia meminta kader mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Menurutnya, konsolidasi organisasi harus berlangsung secara berkelanjutan untuk memperkuat jaringan Golkar di seluruh wilayah Morut.
Warda menyebut konsolidasi Partai Golkar telah berlangsung di sejumlah kecamatan di Morowali Utara.
Kegiatan itu berlangsung di Kecamatan Mori Utara, Mori Atas, Lembo, Lembo Raya, Petasia Barat, dan Petasia. Konsolidasi juga telah dilakukan di Kecamatan Bungku Utara dan Mamosalato.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, Warda menilai Partai Golkar Morut masih solid.
Baca juga: Kisruh Kantin Oma Walenta Temui Titik Terang, Buang Sembang Bantah Terima Uang
Dia berharap seluruh kader mempertahankan soliditas dan komitmen bersama untuk menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Warda menjelaskan konsolidasi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pekerjaan selama lima tahun sebelumnya sekaligus menyusun langkah untuk lima tahun berikutnya.
Warda yang juga menjabat Ketua DPRD Morowali Utara mengakui kondisi keuangan daerah saat ini tidak dalam keadaan baik.
Baca juga: Haerudin Azis Ajak Warga Ganda-Ganda Bersatu Bangun Desa
Dia menyebut kebijakan pemangkasan anggaran ikut memengaruhi kondisi keuangan daerah.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat Partai Golkar menghentikan kegiatan organisasi dan konsolidasi kader.
Menurut Warda, kegiatan partai tetap berjalan di sejumlah wilayah Morowali Utara.
Baca juga: Ahmad Ali Center Tanggalkan Identitas Politik
Konsolidasi juga bertujuan menyegarkan komposisi pengurus dan struktur Partai Golkar di seluruh wilayah Morut.
Warda menyebut 2029 sebagai salah satu periode yang berat bagi organisasi. Karena itu, dia menginstruksikan pembenahan struktur mulai dari tingkat kecamatan, desa, hingga kabupaten.
Menurut Warda, pembenahan tersebut berjalan dengan baik. Dia menyebut konsolidasi di tujuh kecamatan telah menunjukkan hasil positif dan kerja-kerja partai mulai terlihat.
Warda juga menilai komunikasi antarkader kini semakin mudah.
Dia membandingkan kondisi saat ini dengan sebelumnya ketika koordinasi dengan kader dan masyarakat Petasia Barat masih menghadapi kendala.
Menurut Warda, komunikasi melalui WhatsApp membuat koordinasi antarkader menjadi lebih mudah.
Banyaknya peserta yang menghadiri kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bukti bahwa komunikasi dan konsolidasi Partai Golkar semakin baik.
Selain membuka Muscam III Partai Golkar Kecamatan Petasia dan Petasia Barat, Warda Mamala juga melantik pengurus Partai Golkar Kecamatan Petasia dan Kecamatan Petasia Barat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD II Partai Golkar Morut Yaristan Palesa, Bendahara Fany Mustika Tampake, Bidang Pemberdayaan Perempuan Helen, Bidang Komunikasi, Media dan Penggalangan Opini Gems Saino, serta Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi Burhanuddin Hamzah.
Baca juga: Gubernur Sulteng Ingatkan Pentingnya Membersihkan Hati
Jajaran pengurus DPD II, pengurus kecamatan, hingga pengurus tingkat desa juga menghadiri kegiatan tersebut. (ham)
PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mengingatkan kader…
PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mendorong kader…
PUSARAN - PT Central Omega Resources Tbk (COR) Group menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang masih…
PUSARAN - Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Petasia Timur kembali mendapat pengakuan sebagai salah satu kekuatan…
PUSARAN - Darman kembali dipercaya memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Petasia Timur setelah terpilih…
PUSARAN - Kisruh Kantin Oma Walenta di lingkungan Kantor Bupati Morowali Utara mulai menemui titik…
This website uses cookies.