Politik

Warga Keluhkan Dampak Tambang di Reses Arman Marunduh

MORUT – Warga keluhkan dampak tambang saat reses Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara (Morut), Arman Purnama Marunduh, di Kecamatan Petasia Timur, 1-3 September 2025.

Alih-alih meminta program pembangunan, mayoritas masyarakat di Desa Molino, Mohoni, dan Tompira justru menyuarakan keresahan atas aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan.

“Warga lebih fokus mengeluhkan dampak tambang di desa mereka daripada meminta program fisik. Ini hal yang baru dalam reses,” kata Arman.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara Arman Purnama Marunduh bersama warga Desa Molino dalam agenda Reses di Kecamatan Petasia Timur, Senin (2/9/2025). (Foto: Pusaran.id)

Menyikapi keluhan warga, Arman menegaskan DPRD dan pemerintah daerah harus lebih serius mengawasi aktivitas pertambangam.

Baca juga: Suara Rakyat Jadi Dasar Perjuangan, Ampuh Mendengar Belum Berhenti

Menurutnya, pengawasan ketat sangat penting guna mencegah dan meminimalisir kerusakan lingkungan agar hak-hak masyarakat tetap terjaga.

“Kami berharap ke depan pemerintah daerah lebih fokus, dan DPRD meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan,” tegasnya.

Baca juga: Refleksi Arman Marunduh Setahun Mengemban Amanah Rakyat

Politisi Gerindra itu juga menekankan bahwa usulan dari reses sebaiknya lebih banyak menyentuh kehidupan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara Arman Purnama Marunduh bersama warga Desa Mohoni dalam agenda Reses di Kecamatan Petasia Timur, Minggu (3/9/2025). (Foto: Pusaran.id)

Arman berharap pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD lebih diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat ketimbang pembangunan fisik.

Baca juga: Perang Wulanderi 1907, Perjuangan Raja Mori Mokole Marunduh Datu Ri Tana Melawan Belanda

“Pokir itu harus benar-benar membawa manfaat dan mengubah penghidupan masyarakat. Untuk program fisik, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan OPD terkait,” tandasnya.

Di luar agenda reses, Arman Marunduh secara rutin menjaring aspirasi warga melalui program Ampuh Mendengar, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dengan berkeliling dari desa ke desa.

“Saya mengumpulkan warga di rumah-rumah penduduk untuk menampung keluhan mereka di luar agenda resmi reses DPRD,” sebut Arman Marunduh. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Kader Golkar Mamosalato Dorong Warda Maju Bupati

PUSARAN - Kader dan pimpinan desa Partai Golkar se-Kecamatan Mamosalato mendorong Ketua DPD II Partai…

1 bulan ago

Konsolidasi Golkar Morowali Utara Hampir Rampung

PUSARAN - Konsolidasi Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, hampir rampung.…

1 bulan ago

Rustam Wiyono Terpilih Pimpin Golkar Mamosalato

PUSARAN - Rustam Wiyono terpilih memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Mamosalato dalam Musyawarah Kecamatan…

1 bulan ago

Liga Pelajar ASKAB PSSI Morut Berakhir, Talenta Muda Siap Bersaing ke Porprov X

PUSARAN - Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan…

1 bulan ago

PT GNI Kolaborasi Perbaiki 948 Meter Jalan Nasional

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (SEI) dan perusahaan…

1 bulan ago

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

2 bulan ago

This website uses cookies.