Berita

Wabup Djira Kick Off Open Tournament Askab PSSI Morut 2025

×

Wabup Djira Kick Off Open Tournament Askab PSSI Morut 2025

Sebarkan artikel ini
Wabup Morowali Utara H Djira Kendjo
Wabup Morowali Utara H Djira Kendjo melakukan kick off sebagai penanda dimulainya Open Tournament Sepak Bola Askab PSSI Morut 2025. Turnamen ini berlangsung di Lapangan Morokoa Kolonodale. (Foto: Pusrana.id)

MORUT – Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut) H Djira Kendjo resmi membuka Open Tournament Askab PSSI Morut 2025 di Lapangan Morokoa Kolonodale, Minggu (30/11/2025). Turnamen dengan 16 klub peserta ini tercatat sebagai kompetisi sepak bola terlengkap yang pernah berlangsung di daerah tersebut.

Pejabat daerah, pengurus Askab, panitia, dan perwakilan tim dari berbagai daerah menghadiri pembukaan yang berlangsung meriah.

Ketua Umum Askab PSSI Morut IM Arief Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada tamu undangan. Mereka mewakili sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga DPRD Morut.

Arief juga memberikan penghargaan kepada dua tim yang tampil pada laga perdana, yaitu Dongka Naga FC (Mondowe) dan Tinumbu FC (Kampung Bugis).

Arief menyebut Askab telah menuntaskan tiga program utama 2025 yakni Liga Pelajar, pelatihan 30 wasit dari seluruh kecamatan, dan terkini Open Tournament 2025.

Ia menyebut turnamen tahun ini mencetak sejarah baru karena mengundang peserta dari Palu, Morowali, dan wilayah selatan, tidak hanya dari kabupaten sekitar.

Arief juga menyampaikan pesan Kapolres Morut tentang pentingnya sportivitas dan persahabatan.

“Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi sikap sportif harus menjadi yang utama,” ujarnya.

Baca jugaAskab PSSI Morut Perkuat Pembinaan dan Kompetisi Sepak Bola Daerah

Wakil Bupati Morut Djira Kendjo mengemukakan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen ini.

Wabup Djira mengaku bangga melihat pelaksanaan turnamen sepak bola terbesar dan paling terbuka selama ia tinggal di Kolonodale. Turnamen tahun ini menghadirkan klub, tim, dan pemain tanpa batasan.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum memperkuat hubungan antarpemain, antartim, dan antarwilayah,” ungkapnya.

Djira mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab pemain, pelatih, ofisial, dan penonton.

Wabup juga berharap turnamen ini tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga mendorong kondusivitas sosial, menciptakan kedamaian, dan memperkuat keharmonisan masyarakat di daerah itu.

Wabup lantas melakukan kick off dimulainya Open Tournament Sepak Bola Askab PSSI Morut 2025. (ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *