Rakyat Memilih

Petahana Morowali Utara Terancam Tumbang, Ini Penyebanya

MORUT – Delis Julkarson Hehi dan Djira Kendjo sebagai Bupati dan Wakil Bupati dinilai gagal dalam membangun Kabupaten Morowali Utara (Morut). Posisinya sebagai pasangan Petahana Pilkada Morowali Utara 2024 pun terancam tumbang.

Hal mengejutkan tersebut berdasarkan hasil survei lembaga riset Calculus Survey & Strategy (CSS) yang berlangsung akhir Oktober 2024.

Salah satu indikator penilaiannya karena responden menganggap mereka tidak berhasil menangani krisis listrik di daerah itu.

Baca jugaElektabilitas Delis-Djira Selisih 2,9 Persen Dari Jeffisa-Ruben

Dalam riset, CSS mendapatkan jawaban dari 45 persen responden yang menilai bahwa bupati dan wakil bupati tidak sukses. Selebihnya tidak memberikan jawaban untuk bupati 10,2 persen dan wakil bupati 12,5 persen.

Direktur Riset CSS Prasetyo Nugroho menyebut pelaksanaan survei ini berlangsung pada 22-29 Oktober 2024 di seluruh kecamatan di Morut. Menggunakan metode sampling dengan 800 responden yang memiliki hak pilih dengan margin of error sekira 3.52 persen.

“Kami menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara tatap muka menggunakan kusioner,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Kamis (8/11/2024.

Krisis Listrik Morowali Utara Hambat Petahana

Dia menyebutkan, responden menilai kinerja Pemerintahan Kabupaten Morut yang paling tidak berhasil adalah penanganan terhadap krisis listrik.

Dari 11 pertanyaan tentang kinerja Bupati dan Wakil Bupati yang paling tidak berhasil, 62 persen responden memilih soal penanganan krisis listrik.

Kemudian 11,5 persen mengendalikan harga kebutuhan pokok, dan urutan ketiga yakni pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sebanyak 9,5 persen responden.

“Krisis listrik ini juga yang menurut 64 persen responden menjadi masalah paling mendesak untuk segera diselesaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih nantinya,” terang Prasetyo.

Baca jugaAnti Diskriminasi, BerAmal Programkan Seragam Sekolah Gratis

Hasil survei CSS menggambarkan posisi Delis-Djira selaku calon petahana terancam tumbang.

Sebab dalam survei yang sama, kinerja Bupati dan Wakil Bupati Morut yang dinilai paling berhasil teritnggi hanya 11,5 persen pada pelayanan kesehatan gratis.

Kemudian menurunkan angka pengangguran 10,5 persen, dan pemberian beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa 9,0 persen.

Sementara responden yang menilai keduanya tidak berhasil sebanyak 26,2 persen, serta yang tidak memberikan tanggapan sebanyak 10 persen. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

1 minggu ago

Karhutla Sulteng Melonjak, 4.147 Hektare Terbakar

PUSARAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencapai sekitar 4.147 hektare…

3 minggu ago

PT GNI Ungkap Alasan Penyesuaian 1.900 Karyawan

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengungkap alasan di balik rencana penyesuaian tenaga kerja…

4 minggu ago

Warda Ingatkan Kader Golkar Morut di DPRD dan Desa Tak Lupa Warga

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mengingatkan kader…

1 bulan ago

Warda Mamala Dorong Kader Perempuan Golkar Aktif Berpolitik

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mendorong kader…

1 bulan ago

Golkar Morut Bidik Kursi Bupati 2030

PUSARAN - Partai Golongan Karya (Golkar) mulai membidik kursi Bupati Morowali Utara (Morut) pada Pilkada…

1 bulan ago

This website uses cookies.