MORUT – MORUT – Mastam Mustaring resmi pimpin DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Morowali Utara (Morut) usai pengukuhan kepengurusan baru periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV di Kolonodale, Sabtu (6/9/2025).
DPD PKS Morut resmi menggelar Musda IV di Hotel Mamala Resort Kolonodale. Acara ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Musda PKS VI tingkat nasional. Musda ini juga menandai berakhirnya masa bakti Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) periode 2020-2025.
Baca juga: Kopi Morning Bersama Ampuh, Respons Cepat Keluhan Warga
Agenda berlanjut dengan prosesi pelantikan oleh Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin. Para kader dalam amanah baru masing-masing Ketua MPD Abd Salam dan Sekretaris MPD Aminullah.
Selanjutnya Ketua DPD Mastam Mustaring, Sekretaris DPD Mas’ud Masakkirang, dan Bendahara DPD Nur Magfirah. Serta Ketua Kaderisasi Imam Bahri, Ketua DED Nur Laela, dan Sekretaris DED Iwan Kurniawan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, sejumlah ketua partai politik, kader PKS, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Baca juga: GNI Bantu Pemdes Bunta Tata Jalan dan Halaman Kantor Baru
Ketua DPD PKS Morut Mastam Mustaring, menegaskan bahwa seluruh struktur partai harus menjadi pemikir dalam menentukan arah kebijakan partai di tingkat daerah.
Anggota DPRD Morut ini menekankan pentingnya kolaborasi, baik sesama anggota partai, pemerintah, maupun masyarakat.
“Struktur PKS harus mampu menciptakan inovasi dan memperluas jaringan agar PKS Morowali Utara semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” ujar Mastam.
Mastam menambahkan, semua kader PKS harus bersinergi untuk berfikir lebih maju dalam berorganisasi.
“Dengan begitu, PKS Morut dapat melahirkan kader yang militan, berdedikasi, dan berintegritas tinggi,” tandasnya.
Baca juga: Reses Ketua Komisi I Arief Ibrahim Jaring Aspirasi Warga Tompira
Bupati Delis Julkarson Hehi, menyambut baik pelaksanaan Musda IV PKS. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam kehidupan berorganisasi maupun berbangsa.
“Berorganisasi harus dilandasi dengan semangat berpikir maju, berkolaborasi, dan bersinergi demi kemajuan daerah Morowali Utara,” ujar Delis. (ham)












