Berita

Ikhtiarsyah Dorong Percepatan Program Sehat dan Cerdas di Pedalaman Morowali Utara

MORUT – Anggota DPRD Morowali Utara (Morut) sekaligus Ketua DPC PKB Ikhtiarsyah, mendorong percepatan realisasi program Sehat dan Cerdas di wilayah pedalaman.

Dorongan itu muncul setelah ia menerima laporan mengenai kondisi fasilitas kesehatan dan pendidikan yang sangat memprihatinkan di beberapa desa terpencil.

Setelah menerima laporan dari pihak Puskesmas dan sekolah dasar, Ikhtiarsyah segera turun langsung meninjau Puskesmas Wongko Ndaya di Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara.

Hasilnya, kondisi bangunan puskesmas tersebut rusak berat, terutama pada bagian atap. Enam ruangan bocor dan tidak dapat digunakan, termasuk ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Baca jugaTegang di Gedung Dewan, Kadis PUPR Morut Alpa Bikin Paripurna Panas

Menurut Ikhtiarsyah, perbaikan Puskesmas Wongko Ndaya harus segera dilakukan. Secara geografis, puskesmas ini merupakan fasilitas kesehatan garda terdepan yang melayani masyarakat dari sejumlah desa pedalaman.

“Akses jalan ke lokasi masih sangat sulit. Banyak warga sakit harus ditandu karena kendaraan tidak bisa masuk. Sayangnya, ketika tiba di puskesmas, fasilitasnya rusak dan pelayanan tidak maksimal,” ujarnya.

Sekolah Tanpa Gedung Sendiri

Tak hanya sektor kesehatan, Ikhtiarsyah juga menyoroti kondisi sekolah dasar di Dusun Salobiro yang belum memiliki ruang belajar sendiri. Selama ini, kegiatan belajar mengajar berlangsung di gedung milik warga.

Ikhtiarsyah menegaskan, pemerintah daerah harus segera membangun ruang kelas belajar (RKB) agar anak-anak di pedalaman bisa memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Pendidikan adalah kunci peningkatan sumber daya manusia. Anak-anak di pedalaman juga berhak mendapatkan fasilitas yang sama,” tegasnya.

Baca jugaKomnas HAM Sulteng Soroti Kehadiran Aparat di Sengketa Lahan Sawit PT KLS

Sebagai Wakil Ketua Komisi III dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Morowali Utara, Ikhtiarsyah langsung menindaklanjuti hasil temuan lapangan tersebut.

Anggota DPRD Morowali Utara sekaligus Ketua DPC PKB Ikhtiarsyah bersama tenaga kesehatan Puskesmas Wongko Ndaya di Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara. (Foto: IST)

Dalam rapat Banggar bersama TAPD dan OPD terkait, ia meminta alokasi anggaran khusus untuk perbaikan Puskesmas dan pembangunan ruang kelas baru.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi dan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif, usulan itu disepakati untuk dimasukkan dalam anggaran tahun 2026,” kata Ikhtiarsyah.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, yakni mewujudkan masyarakat yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

“Untuk membangun Morowali Utara, kita perlu komunikasi, kolaborasi, dan komitmen antara eksekutif dan legislatif,” sebut Ikhtiarsyah. (ham)

Admin

Recent Posts

Karhutla Sulteng Melonjak, 4.147 Hektare Terbakar

PUSARAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencapai sekitar 4.147 hektare…

4 hari ago

PT GNI Ungkap Alasan Penyesuaian 1.900 Karyawan

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengungkap alasan di balik rencana penyesuaian tenaga kerja…

2 minggu ago

Warda Ingatkan Kader Golkar Morut di DPRD dan Desa Tak Lupa Warga

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mengingatkan kader…

2 minggu ago

Warda Mamala Dorong Kader Perempuan Golkar Aktif Berpolitik

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mendorong kader…

2 minggu ago

Golkar Morut Bidik Kursi Bupati 2030

PUSARAN - Partai Golongan Karya (Golkar) mulai membidik kursi Bupati Morowali Utara (Morut) pada Pilkada…

2 minggu ago

PT COR Group Peduli Warga Terisolir Pasca Bencana Bungku Utara

PUSARAN - PT Central Omega Resources Tbk (COR) Group menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang masih…

4 minggu ago

This website uses cookies.