Rakyat Memilih

Program Seragam Sekolah Gratis Jeffisa-Ruben Disambut Antusias Warga

MORUT – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Morowali Utara (Morut), Jeffisa Putra Amrullah dan Ruben Hehi, berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan gratis, termasuk program seragam sekolah bagi anak-anak Morut.

Mereka menegaskan komitmen itu dalam kampanye dialogis di Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, Minggu (11/11/2024). Ratusan warga termasuk dari Desa Kumpi, Korowalelo dan Beteleme hadir di acara itu.

Jeffisa Putra hadir bersama Ruben Hehi dan tim koalisi pemenangan pasangan calon dengan tagline Juara Baru.

Dalam orasinya, Jeffisa menguraikan visi misi Juara Baru, termasuk program penyediaan perlengkapan sekolah gratis jika terpilih pada Pilkada Serentak 27 November 2024.

Baca juga: Pasangan Juara Janjikan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Kesejahteraan Tenaga Medis

Jeffisa menegaskan bahwa pendidikan dari PAUD hingga perguruan tinggi harus bebas biaya. Semua siswa berhak mendapatkan seragam dan perlengkapan sekolah gratis.

“Setiap tahun ajaran baru, PAUD, SD, dan SMP wajib mendapatkan seragam sekolah, termasuk sepatu. Uang daerah harus digunakan untuk kepentingan ini,” katanya.

Ia ingin memastikan tidak ada anak yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena masalah biaya atau kurangnya perlengkapan sekolah.

“Saya berjanji untuk menghapus pungutan uang komite dan biaya lain yang membebani orang tua,” ujarnya.

Baca juga: Petahana Morowali Utara Terancam Tumbang, Ini Penyebanya

Mendengar pernyataan tentang program seragam sekolah gratis itu, warga nampak antusias menyambutnya dengan gembira.

“Anak-anak saya, adik-adik saya, tidak boleh ada yang tidak sekolah hanya karena tidak ada biaya. Dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga kuliah, pendidikan harus bebas biaya dan tidak ada lagi uang komite,” tegas Jeffisa.

Menurut Jeffisa, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk membiayai pendidikan warganya agar mereka dapat kembali dan berkontribusi dalam membangun daerahnya sendiri.

“Supaya adik-adik pulang ke kampungnya dan membangun kampungnya, bukan tinggal di kampung orang lain. Betul?” tandasnya, warga menyahutinya dengan kalimat setuju.

Program tersebut, kata Jeffisa dapat terlaksana jika pasangan mereka mendapatkan amanah, olehnya ia meminta dukungan semua masyarakat Morut. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Belum Genap Setahun, Sport United Poboya Junior Langsung Jadi Juara Nasional

PUSARAN - Siapa sangka tim yang belum genap berusia satu tahun mampu menaklukkan klub-klub terbaik…

1 minggu ago

Komunitas TAMEME Tembus Dusun Terpencil Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi

PUSARAN - Di saat banyak bantuan terkonsentrasi di wilayah yang mudah diakses, Komunitas Jurnalis TAMEME…

3 minggu ago

Camat dan Lurah Siap Wujudkan Kota Palu Ramah Penyandang Disabilitas

PUSARAN - Puluhan Camat dan Lurah siap mewujudkan Kota Palu ramah penyandang disabilitas melalui penguatan…

3 minggu ago

Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu Salurkan Bantuan Korban Gempa Sigi

PUSARAN - Jam'iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan…

3 minggu ago

Mastam Mustaring Soroti Peran Koperasi, Dampak Investasi, hingga Kondisi Keuangan Daerah yang Sedang Sulit

PUSARAN - Ketua DPD PKS Morowali Utara (Morut), Mastam Mustaring, menegaskan pentingnya memperkuat peran koperasi…

3 minggu ago

Mahasiswa Pelaku Pembunuhan di Desa Era Ditangkap di Kolaka Timur

PUSARAN - Misteri kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali…

3 minggu ago

This website uses cookies.