Hukum

Polres Morut dan BKSDA Perketat Pengawasan Cagar Alam Taronggo

MORUT – Polres Morowali Utara (Morut) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkatkan patroli di kawasan Cagar Alam Taronggo, Desa Taronggo, Kecamatan Bungku Utara.

Kapolsek Bungku Utara, AKP Marthen Tangkelangi, memimpin langsung patroli, Minggu (14/9/2025). Operasi ini melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Taronggo dan petugas BKSDA Resort Bungku Utara, Delni Trisnober.

Patroli bukan hanya respons atas laporan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kelestarian hutan Morowali Utara.

Langkah ini menyusul laporan dugaan aktivitas pembalakan liar di kawasan konservasi tersebut.

Sebelumnya, BKSDA Sulawesi Tengah bersama BKSDA Poso dan Resort Bungku Utara menggelar operasi selama sepekan di Cagar Alam Taronggo.

Tim gabungan bahkan mendirikan pos jaga dan bermalam di dalam kawasan hutan untuk memastikan pengawasan berjalan ketat.

“Informasi terakhir, tim BKSDA yang bermalam di lokasi telah memastikan kawasan steril dari aktivitas ilegal,” jelas Kapolsek Marthen Tangkelangi.

Baca juga: Tiga Dekade Melindungi Keanekaragaman Hayati Lore Lindu

Sementara itu Kapolres Morut, AKBP Reza Khomeini, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan BKSDA.

Patroli rutin dan pengawasan berkala disebut sebagai strategi utama mencegah pembalakan liar.

“Jika ada oknum yang terbukti melakukan aktivitas ilegal di kawasan hutan, kami akan menindak tegas,” jelas Kapolres.

Sesuai Undang-Undang 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (UU P3H), ancaman hukuman bagi pelaku tidak ringan. Jika terbukti, pelaku mendapat ganjaran pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda Rp500 juta hingga Rp15 miliar.

Cagar Alam Taronggo memiliki peran vital bagi ekosistem Morowali Utara. Kawasan ini menyimpan keanekaragaman hayati sekaligus menjadi benteng alami yang menjaga keseimbangan lingkungan.

Polres Morut bersama BKSDA berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kawasan tersebut melalui patroli berkelanjutan, kerja sama lintas lembaga, dan penegakan hukum yang tegas.

Upaya ini diharapkan mampu melindungi hutan dari ancaman pembalakan liar sekaligus memastikan manfaat ekologisnya tetap terjaga bagi masyarakat dan generasi mendatang. (*)

Admin

Recent Posts

Kader Golkar Mamosalato Dorong Warda Maju Bupati

PUSARAN - Kader dan pimpinan desa Partai Golkar se-Kecamatan Mamosalato mendorong Ketua DPD II Partai…

1 bulan ago

Konsolidasi Golkar Morowali Utara Hampir Rampung

PUSARAN - Konsolidasi Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, hampir rampung.…

1 bulan ago

Rustam Wiyono Terpilih Pimpin Golkar Mamosalato

PUSARAN - Rustam Wiyono terpilih memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Mamosalato dalam Musyawarah Kecamatan…

1 bulan ago

Liga Pelajar ASKAB PSSI Morut Berakhir, Talenta Muda Siap Bersaing ke Porprov X

PUSARAN - Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan…

1 bulan ago

PT GNI Kolaborasi Perbaiki 948 Meter Jalan Nasional

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (SEI) dan perusahaan…

1 bulan ago

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

2 bulan ago

This website uses cookies.