Proses pembersihan salah satu saluran air penyebab genangan banjir di Dusun 3 Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur yang sebelumnya dikunjungi Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara, Arman Marunduh. (Foto: Pusaran.id)
MORUT – Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara, Arman Purnama Marunduh, mengemukakan bahwa setiap kunjungan di lapangan merupakan kerja nyata, bukan sekadar pencitraan politik.
Hal itu ia buktikan usai meninjau lahan pertanian yang terendam banjir di Dusun 3, Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Arman melihat sendiri keresahan para petani yang lahan andalannya terancam gagal panen.
Padahal, lahan pertanian ini menjadi tumpuan hidup keluarga, mulai dari biaya sekolah anak hingga kebutuhan rumah tangga.
Menurut Arman, banjir di Desa Bunta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga disebabkan oleh saluran air yang mengalami pendangkalan.
Baca juga: Toleransi dan Pendidikan Anak Jadi Pesan Arman Marunduh Saat Hadiri Maulid Nabi di Onepute
Saluran itu tersumbat oleh tanaman eceng gondok, bahkan ada yang tertutup timbunan material dari aktivitas perusahaan tambang di Morowali Utara.
Melihat kondisi itu, Arman segera mengambil langkah cepat. Bersama kepala Dusun 3 dan kelompok tani, ia berkoordinasi dengan Bupati Morowali Utara serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dari hasil koordinasi, pemerintah daerah berhasil meminjam alat berat dari PT Agro Nusa Abadi (ANA). Untuk memperlancar pembersihan saluran air yang tersumbat, Pemerintah Desa Bunta menanggung biaya bahan bakar alat tersebut.
“Puji Tuhan, setelah melakukan pembersihan air sudah mulai turun. Ini bukti bahwa kerja sama semua pihak bisa memberikan hasil cepat bagi masyarakat,” jelas Arman.
Arman Marunduh menegaskan bahwa solusi darurat saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah banjir di Desa Bunta.
Ia bersama pihak terkait kini menyiapkan langkah jangka panjang agar lahan pertanian tidak lagi terendam banjir setiap musim hujan.
Langkah itu meliputi pemetaan dan kajian menyeluruh terhadap sistem saluran air di Desa Bunta.
Selain itu, Arman juga terus berkoordinasi dengan perusahaan tambang di Morowali Utara agar mereka ikut membuka kembali saluran-saluran yang menyempit akibat aktivitas pertambangan.
Arman menyampaikan bahwa setiap kebijakan dan tindakan yang ia jalankan bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini memang tugas kami. Kami justru berdosa kepada masyarakat jika kami tidak melakukan tugas,” ujarnya.
Baca juga: UMKM Maju Bersama Terima Bantuan Pokir Arman Marunduh
Sekretaris DPC Gerindra ini menegaskan, video kegiatan pembersihan saluran banjir yang ia bagikan kepada publik bukanlah sekadar pencitraan politik.
“Video ini bukan sekadar pencitraan politik, tetapi kerja nyata seorang wakil rakyat yang peduli pada masyarakat,” kata Arman.
Ia menambahkan, amanah rakyat adalah tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata.
“Janji itu harus ditepati, dan kerja nyata adalah jawaban terbaik untuk rakyat,” sebut Arman Marunduh. (ham)
PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mempercepat pembangunan jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Morowali…
PUSARAN - Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengajak masyarakat memperkuat kebersihan hati sebagai fondasi utama kehidupan.…
PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengintensifkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan…
PUSARAN - Crane PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membantu mengevakuasi mobil warga yang terjatuh ke…
PUSARAN - Pemkab Morowali Utara (Morut) mengakui keterlambatan pencairan hibah partai politik untuk Partai Gerindra…
PUSARAN - DPC Partai Gerindra Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447…
This website uses cookies.