MORUT – Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara (Morut), Arman Purnama Marunduh, menegaskan pentingnya toleransi sebagai fondasi kebersamaan masyarakat.
Pesan ini ia sampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Onepute, Kecamatan Petasia Barat, Morowali Utara, Kamis (11/9/2025) lalu.
Selain menghadiri acara keagamaan, Arman Marunduh juga meninjau langsung PAUD Terpadu Nurhikmah Al-Khairat yang menjadi pusat pendidikan anak usia dini di desa tersebut.
Arman menjelaskan, kehadirannya dalam peringatan Maulid Nabi bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan sebagai wujud nyata komitmennya menjaga persaudaraan.
Ia menegaskan, toleransi di Morowali Utara harus terus dipelihara agar masyarakat tetap hidup rukun meski berbeda latar belakang.
Menurut Arman, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kebaikan bersama.
“Maulid Nabi adalah momen penuh makna. Dari sini kita belajar tentang nilai toleransi, kepedulian, dan persatuan,” ujarnya.
Baca juga: UMKM Maju Bersama Terima Bantuan Pokir Arman Marunduh
Dalam kunjungan itu, Arman menaruh perhatian serius pada dunia pendidikan, khususnya anak usia dini.
Ia meninjau PAUD Terpadu Nurhikmah Al-Khairat dan melihat langsung kondisi fasilitas belajar anak-anak Oneputa.
Arman menegaskan, pendidikan yang baik sejak dini akan menjadi fondasi bagi masa depan daerah.
Ia berkomitmen mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan agar setiap anak bisa belajar di tempat yang layak, aman, dan nyaman.
“Setiap anak adalah generasi penerus Morowali Utara. Mereka berhak mendapat kesempatan belajar tanpa dibatasi kondisi fasilitas yang minim,” tegas Arman.
Baca juga: DPRD Morut Arman Marunduh Turun Tangan Bantu MI Al-Khairaat Tompira
Arman mengingatkan bahwa masa depan Morowali Utara sangat bergantung pada kualitas anak-anak saat ini.
Dengan memperhatikan pendidikan mereka, masyarakat telah menanam investasi jangka panjang bagi daerah.
Sekretaris DPC Gerinda ini pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kepedulian.
“Membangun Morowali Utara bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan semangat toleransi, kita bisa menciptakan daerah yang harmonis dan maju,” sebut Arman. (ham)












