Hukum

Polda Kembali Periksa Hendly Mangkali Sebagai Saksi Kasus ITE

PALU – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memeriksa jurnalis Hendly Mangkali sebagai saksi dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pemeriksaan selama 7 jam ini adalah babak lanjutan dari laporan Istri Bupati Morowali Utara (Morut) terkait pemberitaan di portal Beritamorut.id dan Inisulteng.id.

Hendly Mangkali memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sulteng pada Kamis (26/6/2025). Ia datang bersama istri tanpa penasihat hukum.

“Saya memilih tidak didampingi pengacara di panggilan pertama ini,” ujarnya.

Baca juga: Hakim Batalkan Penetapan Tersangka Hendly Mangkali

Pada pemeriksaan sebelumnya, polisi melidik aktivitas Hendly di akun Facebook Kaka Gondrong hingga menetapkannya sebagai tersangka.

Pengadilan Negeri (PN) Palu membatalkan status tersebut melalui putusan praperadilan. Akun Facebook pun kini berganti nama Hendly Mangkali.

Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik masih menyasar artikel berita di Inisulteng.id dan Beritamorut.id yang isinya Hendly capture ke postingan facebook.

Dari 47 pertanyaan, penyidik dominan menggali legitimasi Hendly Mangkalii sebagai jurnalis dan statusnya sebagai pemimpin redaksi.

“Penyidik banyak menanyakan soal sertifikat uji kompetensi saya sebagai wartawan muda. Begitu juga status saya sebagai pemimpin redaksi. Penyidik menggunakan surat dari Dewan Pers sebagai acuan,” jelas Hendly.

Baca juga: Eks Ketua DPRD Morut Dilaporkan ke Kejati Sulteng

Pun mengaku lelah, Hendly berjanji untuk kooperatif menjalani proses hukum.

“Izinkan saya dan keluarga menghadapi persoalan hukum ini dengan tegar,” ujarnya usai pemeriksaan.

Hendly juga meminta maaf atas perpecahan di kalangan jurnalis akibat kasus ini sekaligus menyatakan jeda profesi seetelah kasus ini selesai.

“Saya mohon maaf jika kasus ini membuat rekan-rekan jurnalis terpecah. Saya juga mohon pamit jeda dari profesi jurnalis setelah kasus ini selesai,” tandasanya.

Sebagi informasi, Hendly Mangkali menjadi terlapor berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/276/XII/2024/SPKT/POLDÁ SULAWESI TENGAH pada Desember 2024, menyusul status tersangka pada 26 April 2025.

Hendly kemudian menggugat Polda Sulteng dan berhasil memenangkan putusan pencabutan atau pembatalan atas status tersangkanya pada 28 Mei 2025. (*)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Kader Golkar Mamosalato Dorong Warda Maju Bupati

PUSARAN - Kader dan pimpinan desa Partai Golkar se-Kecamatan Mamosalato mendorong Ketua DPD II Partai…

1 bulan ago

Konsolidasi Golkar Morowali Utara Hampir Rampung

PUSARAN - Konsolidasi Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, hampir rampung.…

1 bulan ago

Rustam Wiyono Terpilih Pimpin Golkar Mamosalato

PUSARAN - Rustam Wiyono terpilih memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Mamosalato dalam Musyawarah Kecamatan…

1 bulan ago

Liga Pelajar ASKAB PSSI Morut Berakhir, Talenta Muda Siap Bersaing ke Porprov X

PUSARAN - Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan…

1 bulan ago

PT GNI Kolaborasi Perbaiki 948 Meter Jalan Nasional

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (SEI) dan perusahaan…

1 bulan ago

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

2 bulan ago

This website uses cookies.