Berita

Perlombaan Rakyat di Petasia Perebutkan Hadiah Rp65 Juta

MORUT – Pemerintah Kecamatan Petasia menggelar rangkaian perlombaan rakyat untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” ini akan dipusatkan di Tanggul Pelangi Kolonodale mulai Sabtu (30/8/2025).

Camat Petasia, Novrianto Najamudin, menegaskan bahwa momentum Hari Kemerdekaan harus mempererat persatuan warga sekaligus mendorong potensi olahraga lokal.

“Kami ingin semarak HUT RI ke-80 di Petasia tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan antarwarga,” ujar Novrianto, Sabtu (23/8/2025).

Baca juga: Eks Bupati Morut Bantah Korupsi dan Sebut JPU Perlakukan Tidak Manusiawi

Ketua Panitia, Faisal Dg Siame, menyebut panitia menyiapkan sejumlah lomba Agustusan Petasia dengan total hadiah Rp65 juta bagi para pemenang.

Perlombaan itu meliputi Katinting Race, Sepak Bola, Bola Voli (Putra-Putri), Sepak Takraw, dan Domino.

“Kami berharap lomba ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus memacu semangat kompetisi yang sehat di tengah masyarakat,” kata Faisal.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah di Tanggul Pelangi Kolonodale, ikon wisata Kota Kolonodale, Morowali Utara.

Panitia menjadwalkan perlombaan hingga awal September 2025 dengan melibatkan ratusan peserta dari desa dan kelurahan di Petasia.

Baca juga:

Kejari Morowali Utara Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Faisal memperkirakan, lomba perahu tradisional katinting race menjadi lomba paling menarik karena menampilkan keterampilan nelayan lokal dalam mengendalikan perahu cepat. Lomba ini sekaligus mempromosikan keindahan Teluk Tomori.

“Ajang ini tidak hanya menghibur warga, tetapi juga melestarikan tradisi bahari di Kolonodale,” ujarnya.

Sementara itu untuk perlombaan sepak bola, takraw, dan voli bakal tak kalah menariknya. Laga ini biasanya menghadirkan suporter fanatik yang memberi warna tersendiri dalam semarak perlombaan rakyat.

Untuk memberikan ruang partisipasi berbagai kalangan usia, Faisal menyebut lomba domino jadi solusinya.

“Lomba santai namun tetap kompetitif ini, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga,” tandasnya. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

1 minggu ago

Karhutla Sulteng Melonjak, 4.147 Hektare Terbakar

PUSARAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencapai sekitar 4.147 hektare…

3 minggu ago

PT GNI Ungkap Alasan Penyesuaian 1.900 Karyawan

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengungkap alasan di balik rencana penyesuaian tenaga kerja…

4 minggu ago

Warda Ingatkan Kader Golkar Morut di DPRD dan Desa Tak Lupa Warga

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mengingatkan kader…

1 bulan ago

Warda Mamala Dorong Kader Perempuan Golkar Aktif Berpolitik

PUSARAN - Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, mendorong kader…

1 bulan ago

Golkar Morut Bidik Kursi Bupati 2030

PUSARAN - Partai Golongan Karya (Golkar) mulai membidik kursi Bupati Morowali Utara (Morut) pada Pilkada…

1 bulan ago

This website uses cookies.