Rakyat Memilih

Cabup Morut Jeffisa Putra Janjikan Mesin Pembangkitan Listrik untuk Bungku Utara dan Mamosalato

MORUT – Calon bupati (Cabup) Morowali Utara (Morut) Jeffisa Putra Amrullah, berkomitmen untuk mengatasi krisis energi di Bungku Utara dan Mamosalato dengan menghadirkan mesin pembangkit listrik.

Janji ini ia sampaikan dalam kampanye dialogis yang berlangsung di Desa Tanakuraya, Kecamatan Bungku Utara, pada Rabu (9/10/2024).

Jeffisa menegaskan bahwa masalah listrik di wilayah tersebut harus menjadi tanggung jawab penuh pemerintah daerah, bukan hanya urusan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kalau ada pemimpin yang bilang persoalan listrik bukan urusan Bupati, orang itu penuh dengan kepalsuan,” tegas Jeffisa.

Baca jugaKesetaraan Hukum bagi Warga Morut Bakal Terwujud jika Jeffisa-Ruben Terpilih

Pendeta Damanik Beri Dukungan untuk Jeffisa Putra-Ruben Hehi

Menurut Jeffisa, bupati memiliki wewenang untuk menentukan kebijakan yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk penyediaan listrik.

Ia mencontohkan Kabupaten Morowali yang mampu membeli mesin pembangkit listrik untuk menerangi Bumi Raya dan Witaponda melalui APBD.

“Kenapa takut habis uang? Itu uang masyarakat, kembalikan apa yang masyarakat butuhkan,” tambahnya.

Baca jugaPasangan Jeffisa-Ruben Janjikan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Prioritas Tindakan Medis

Pendeta Rinaldy Damanik Sebut Jeffisa-Ruben Berkorban untuk Morut

Jeffisa juga mengecam janji-janji yang tidak terbukti terkait perbaikan listrik di daerah tersebut. Krisis listrik ini merata di wilayah Morut.

Jika cabup Morut nomor urut 1 ini terpilih sebagai bupati bersama pasangannya, Ruben Hehi, Jeffisa berjanji akan menyediakan mesin pembangkit listrik sebesar 1 megawatt (MW) di antara dua kecamatan tersebut.

“Saya tidak janji pakai uang pribadi, tapi pakai APBD, uangnya masyarakat,” tegasnya lagi.

Baca jugaJeffisa-Ruben Pastikan Morowali Utara Lebih Sehat dan Berbudaya

Mantan Bupati Morut Dukung Penuh Jeffisa-Ruben untuk Masa Depan Bungku Utara

Dia juga menegaskan bahwa meski penyediaan listrik merupakan kewenangan PLN, pemerintah daerah harus tetap hadir dan bertanggung jawab atas kesejahteraan warganya.

“Jika demi membeli genset untuk Bungku Utara dan Mamosalato saya harus dipenjara, maka penjarakan saja saya. Yang penting masyarakat tidak mengalami mati-mati lampu lagi,” pungkas Jeffisa. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Gunbuster Nickel Industry Bantu Percepatan Pembangunan Jalan Trans Sulawesi

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mempercepat pembangunan jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Morowali…

4 minggu ago

Gubernur Sulteng Ingatkan Pentingnya Membersihkan Hati

PUSARAN - Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengajak masyarakat memperkuat kebersihan hati sebagai fondasi utama kehidupan.…

4 minggu ago

CSR PT GNI Jadi Strategi Perkuat Relasi Sosial di Morowali Utara

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengintensifkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan…

1 bulan ago

Crane PT GNI Evakuasi Mobil Warga yang Terjatuh ke Parit

PUSARAN - Crane PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membantu mengevakuasi mobil warga yang terjatuh ke…

1 bulan ago

Pemkab Morowali Utara Akui Utang Hibah Parpol Gerindra 2025

PUSARAN - Pemkab Morowali Utara (Morut) mengakui keterlambatan pencairan hibah partai politik untuk Partai Gerindra…

1 bulan ago

Gerindra Morowali Utara Bagikan 500 Paket Takjil Ramadan

PUSARAN - DPC Partai Gerindra Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447…

2 bulan ago

This website uses cookies.