Berita

Universitas Pelita Harapan dan GAMKI Berikan Pendidikan Politik di STT Presbyterian Shema

CIANJUR – Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GAMKI) memberikan pendidikan politik dan kewarganegaraan di Sekolah Tinggi Teologi Presbyterian Shema, Cianjur, Jawa Barat.

Akademisi STT Teologi Presbyterian Shema John Mussa Renhoard dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/2/2024), menjelaskan forum itu untuk memperikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi dan mendapatkan wawasan, tentang pendidikan politik dan kewarganegaraan, yang kini semakin penting, menjelang pelaksanaan pesta demokrasi.

“Beberapa hari lagi dilaksanakan Pemilu 2024, penting untuk para mahasiswa mendapatkan literasi politik,” katanya.

Akademisi UPH Thomas Tokan Pureklolon memberikan pesan kepada para Mahasiswa untuk tidak melupakan identitas nasional, yaitu Pancasila. Ia mengingatkan bahwa menjelang pemilu, penting untuk menjaga nilai-nilai Pancasila agar pemilihan umum dapat berlangsung dengan damai dan sesuai dengan semangat persatuan yang terkandung dalam ideologi tersebut.

“Identitas nasional membuat semua orang merasa satu, sama, setara, dan bersaudara,” katanya menegaskan.

Sementara itu, pimpinan pusat GMKI Chrisindo Reformanda Tamalagi para mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dan cerdas dalam memilih. Dia menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya orang muda Kristen dalam membangun masa depan bangsa.

“Generasi Z memiliki peran yang besar dalam perubahan. Mari kita berpartisipasi proaktif dan cerdas dalam memilih agar suara kita dapat menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas,” katanya.

Dosen muda di UPH itu mengingatkan sebagai orang kristen, memiliki beban untuk memikul salib. Oleh karena itu jangan takut untuk diutus dalam menyuarakan kenabian, salah satunya dengan memberikan pendidikan politik yang benar, memilih pemimpin yang baik, dan berani menyatakan kebenaran.

“Sebagai orang kristen tidak perlu menghalalkan segala cara untuk berebut kekuasaan, karena politik yang harusnya dijalankan oleh orang kristen adalah politik moral dan bukan politik praktis yang mengandalkan uang,” katanya menegaskan. ***

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Kader Golkar Mamosalato Dorong Warda Maju Bupati

PUSARAN - Kader dan pimpinan desa Partai Golkar se-Kecamatan Mamosalato mendorong Ketua DPD II Partai…

3 minggu ago

Konsolidasi Golkar Morowali Utara Hampir Rampung

PUSARAN - Konsolidasi Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, hampir rampung.…

3 minggu ago

Rustam Wiyono Terpilih Pimpin Golkar Mamosalato

PUSARAN - Rustam Wiyono terpilih memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Mamosalato dalam Musyawarah Kecamatan…

3 minggu ago

Liga Pelajar ASKAB PSSI Morut Berakhir, Talenta Muda Siap Bersaing ke Porprov X

PUSARAN - Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan…

3 minggu ago

PT GNI Kolaborasi Perbaiki 948 Meter Jalan Nasional

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (SEI) dan perusahaan…

1 bulan ago

Delis Minta CSR Perusahaan Fokus Entaskan Kemiskinan

PUSARAN - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meminta perusahaan mengarahkan program tanggung jawab…

1 bulan ago

This website uses cookies.