PUSARAN – PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan olahraga dirgantara dan pariwisata Sulawesi Tengah melalui International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) FAI Category 2 Seri 1 Salena 2026 di Kota Palu.
Kejuaraan paralayang internasional yang berlangsung pada 25-30 April 2026 itu menghadirkan 78 atlet pria dan wanita.
Ajang bergengsi tersebut terpusat di Bukit Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, salah satu lokasi terbaik olahraga dirgantara di Sulteng.
Peserta datang dari Singapura, Korea Selatan, China, Taiwan, Vietnam, Australia, dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Kehadiran mereka menandai meningkatnya daya tarik Bukit Salena sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional.
Mewakili Gubernur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng, Mucshin Husain Pakaya, menyebut tahun 2026 sebagai momentum penting bagi daerah.
“Tahun 2026 menjadi tonggak penting karena Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah kejuaraan paralayang internasional Gubernur Cup Seri 1,” ujarnya.
Baca juga: Akses Jalan Tanauge Terbuka, PT GNI Percepat Perbaikan Infrastruktur Morowali Utara
Keterlibatan PT GNI, menjadi bukti sinergi dunia industri dalam mendukung kemajuan olahraga dan promosi daerah.
Kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan persaingan atlet di udara. Tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, perhotelan, transportasi, dan sektor wisata lokal di Palu.
“Kita patut berbangga karena kehadiran atlet dari berbagai negara akan memberikan dampak positif bagi promosi daerah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambah Mucshin.
Selain peserta internasional, atlet nasional datang dari Gorontalo, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, NTB, dan Bali.
Ketua Panitia IPXC Salena, Asgaf, mengatakan kejuaraan ini menjadi panggung penting bagi atlet Indonesia untuk mengukur kemampuan sebelum tampil di level lebih tinggi.
Dia menargetkan kontingen tuan rumah mampu meraih tiga medali emas.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata Sulawesi Tengah agar kunjungan wisatawan, khususnya mancanegara, semakin meningkat,” katanya.
Asgaf juga menyampaikan apresiasi kepada PT GNI atas kontribusinya.
“Terima kasih kepada PT GNI yang telah berpartisipasi dan men-support kami,” tandasnya. (*)












