Rakyat Memilih

Kompetensi Dunia Kerja, Jeffisa-Ruben Bakal Dirikan Perguruan Tinggi

MORUT – Calon bupati dan wakil bupati Morowali Utara (Morut), Jeffisa Putra Amrullah-Ruben Hehi berkomitmen mendirikan Perguruan Tinggi agar generasi muda siap menghadapi kompetensi di dunia kerja yang terus berkembang di daerah kaya akan sumber daya alam itu.

Mereka menegaskan komitmen itu dalam kampanye dialogis di Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, Minggu (11/11/2024) malam.

Pada kesempatan itu, Ruben Hehi menyoroti pentingnya akses pendidikan tingkat tinggi bagi masyarakat Morut. Hal ini sejalan dengan visi misi pasangan dengan tagline Juara Baru ini.

Ruben menyebut, ia dan Jeffisa berencana mendirikan perguruan tinggi di Morut agar masyarakat dapat lebih mudah menyekolahkan anaknya hingga jenjang sarjana.

Mereka menyadari, tidak semua orang tua bisa menyekolakan anaknya di luar wilayah Morut oleh karena adanya perbedaan ekonomi.

“Jika Tuhan berkehendak, insya Allah Jeff dengan Ruben memimpin daerah ini, maka kami akan bangun perguruan tinggi di Kabupaten Morowali Utara,” kata Ruben.

Baca jugaProgram Seragam Sekolah Gratis Jeffisa-Ruben Disambut Antusias Warga

Guna menghadapi kompetensi di dunia kerja, Ruben berharap ke depan generasi muda di Morut minimal memiliki gelar sarjana.

Langkah itu, kata dia, untuk menghadapi investasi yang masuk dan terus berkembang daerah ini.

“Ketika ada perguruan tinggi di sini, anak-anak bisa kuliah tanpa harus ke luar kota. Kami berharap semua anak Morowali Utara pendidikan terakhirnya minimal sarjana, agar siap menghadapi masuknya investasi di masa depan,” sebut Ruben.

Di kesempatan yang sama, Jeffisa Putra menegaskan bahwa pendidikan dari PAUD hingga perguruan tinggi harus bebas biaya.

Dia bilang, semua siswa berhak mendapatkan seragam dan perlengkapan sekolah gratis.

“Setiap tahun ajaran baru, PAUD, SD, dan SMP wajib mendapatkan seragam sekolah, termasuk sepatu. Untuk apa itu uang daerah kita simpan-simpan,” katanya.

Ia ingin memastikan tidak ada anak yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena masalah biaya atau kurangnya perlengkapan sekolah.

“Saya berjanji untuk menghapus pungutan uang komite dan biaya lain yang membebani orang tua,” tegasnya. (ham)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Belum Genap Setahun, Sport United Poboya Junior Langsung Jadi Juara Nasional

PUSARAN - Siapa sangka tim yang belum genap berusia satu tahun mampu menaklukkan klub-klub terbaik…

1 minggu ago

Komunitas TAMEME Tembus Dusun Terpencil Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi

PUSARAN - Di saat banyak bantuan terkonsentrasi di wilayah yang mudah diakses, Komunitas Jurnalis TAMEME…

3 minggu ago

Camat dan Lurah Siap Wujudkan Kota Palu Ramah Penyandang Disabilitas

PUSARAN - Puluhan Camat dan Lurah siap mewujudkan Kota Palu ramah penyandang disabilitas melalui penguatan…

3 minggu ago

Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu Salurkan Bantuan Korban Gempa Sigi

PUSARAN - Jam'iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan…

3 minggu ago

Mastam Mustaring Soroti Peran Koperasi, Dampak Investasi, hingga Kondisi Keuangan Daerah yang Sedang Sulit

PUSARAN - Ketua DPD PKS Morowali Utara (Morut), Mastam Mustaring, menegaskan pentingnya memperkuat peran koperasi…

3 minggu ago

Mahasiswa Pelaku Pembunuhan di Desa Era Ditangkap di Kolaka Timur

PUSARAN - Misteri kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali…

3 minggu ago

This website uses cookies.