Rakyat Memilih

Penyintas Gempa Sigi 2018 Keluhkan Masih Tinggal di Huntara, Titip Harapan ke Ahmad Ali

PALU – Enam tahun pasca bencana gempa 28 September 2018, sejumlah penyintas di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) belum mendapatkan hunian tetap (Huntap) dari pemerintah daerah.

Pada kondisi tersebut, mereka kemudian menitipkan harapan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri (BerAmal).

Salah satu penyintas di Desa Lolu mengaku sampai saat ini masih tinggal di hunian sementara (Huntara). Sedikitnya ada 20 Kepala keluarga yang tinggal di area itu. Mereka adalah penyintas Gempa Sigi 2018.

“Kami masih tinggal di Huntara pak. Semoga pak Ahmad Ali terpilih sebagai gubernur, kami sudah bisa dapat Huntap,” ujar penyintas saat pertemuan terbatas BerAmal di Desa Lolu, Sigi, Minggu (29/9/2024).

Baca jugaPenyintas Bencana 2018 Ikut Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tim BerAmal

Pertemuan yang di inisiasi oleh para tukang dan buruh bangunan ini dihadiri oleh juru bicara Ahmad Ali, Andri Gultom, sekaligus juru kampanye koalisi BerAmal Sulteng.

Selain di Lolu, di Desa Mpanau juga hingga saat ini sebagian penyintas masih tinggal di Huntara.

Andri Gultom mengatakan, enam tahun adalah waktu yang lama untuk menyelesaikan hunian bagi penyintas gempa oleh pemerintah. Ia mengaku kaget dengan keluhan tersebut.

“Saya pikir sudah tidak ada lagi yang di Huntara dan ini sangat mengiris hati. Dua kali Pilgub isu nya masih urusan hunian penyintas, harusnya ini sudah selesai,” kata Andri.

Ia mengatakan, majunya pasangan BerAmal adalah untuk menuntaskan permasalahan para petani, nelayan, anak muda, tukang, buruh, penyintas Pasigala dan persoalan daerah yang membebani masyarakat kecil.

Baca jugaTim Pemenangan Koalisi BerAmal Kampanyekan Program Harapan Baru

Menurutnya, posisi sebagai kepala daerah nanti untuk melayani masyarakat.

“Saya mengajak kita semua memilih BerAmal agar persoalan ini dapat terselesaikan. Karena selama ini Ahmad Ali mencalonkan orang jadi calon Gubernur dengan harapan mereka bisa mengurus masyarakat. Dan sekarang beliau sendiri yang maju sebagai calon Gubernur karena melihat kondisi yang jauh dari harapan,” tandasnya. (*)

Redaksi Pusaran

Recent Posts

Gunbuster Nickel Industry Bantu Percepatan Pembangunan Jalan Trans Sulawesi

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mempercepat pembangunan jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Morowali…

4 minggu ago

Gubernur Sulteng Ingatkan Pentingnya Membersihkan Hati

PUSARAN - Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengajak masyarakat memperkuat kebersihan hati sebagai fondasi utama kehidupan.…

4 minggu ago

CSR PT GNI Jadi Strategi Perkuat Relasi Sosial di Morowali Utara

PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengintensifkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan…

1 bulan ago

Crane PT GNI Evakuasi Mobil Warga yang Terjatuh ke Parit

PUSARAN - Crane PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membantu mengevakuasi mobil warga yang terjatuh ke…

1 bulan ago

Pemkab Morowali Utara Akui Utang Hibah Parpol Gerindra 2025

PUSARAN - Pemkab Morowali Utara (Morut) mengakui keterlambatan pencairan hibah partai politik untuk Partai Gerindra…

1 bulan ago

Gerindra Morowali Utara Bagikan 500 Paket Takjil Ramadan

PUSARAN - DPC Partai Gerindra Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447…

2 bulan ago

This website uses cookies.