MORUT – Bakal Calon Bupati Morowali Utara (Morut) Jeffisa Putra Amrullah mengemukakan keprihatinannya saat mengetahui kondisi hutan Morut yang semakin habis dibabat demi kepentingan industri.
“Saya tidak sanggup kalau naik pesawat melihat Morowali Utara dari atas,” katanya baru-baru ini.
Jeffisa menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki keberanian dalam mengeluarkan keputusan dan kebijakan yang tegas, terutama mengingat dominasi Kartel dalam industri saat ini. Dominasi Kartel dianggap merugikan kekayaan lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, Kartel industri membatasi pertumbuhan keuntungan dari perusahaan induk hingga ke daerah lokal. Sayangnya, kebijakan daerah terbatas oleh keputusan pusat, terutama dengan adanya omnibuslaw yang dianggap merugikan daerah.
“Itulah harapan kita kedepan, dibutuhkan keberanian seorang pemimpin untuk mengambil keputusan,” ujarnya.
Jeffisa menekankan bahwa tantangan terbesar adalah menghadapi dominasi industri yang sulit dihadapi, terutama terkait dengan Kartel yang sulit untuk meraih persetujuan atau dukungan dari mereka. Keputusan dari pusat dan implementasi omnibuslaw juga dianggap sebagai penghambat pertumbuhan daerah dan pendapatan lokal.
“Saya tidak setuju dengan omnibuslaw. Ini merugikan daerah baik dari segi aturan maupun pendapatan daerah,” kata Jeffisa. ***
PUSARAN - Siapa sangka tim yang belum genap berusia satu tahun mampu menaklukkan klub-klub terbaik…
PUSARAN - Di saat banyak bantuan terkonsentrasi di wilayah yang mudah diakses, Komunitas Jurnalis TAMEME…
PUSARAN - Puluhan Camat dan Lurah siap mewujudkan Kota Palu ramah penyandang disabilitas melalui penguatan…
PUSARAN - Jam'iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan…
PUSARAN - Ketua DPD PKS Morowali Utara (Morut), Mastam Mustaring, menegaskan pentingnya memperkuat peran koperasi…
PUSARAN - Misteri kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali…
This website uses cookies.