Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara Arman Purnama Marunduh (kemeja batik) diskusi bersama warga lintas profesi dalam acara Kopi Morning bersama Ampuh perdana bertempat di Warkop Tehehe Kolonodale, Selasa (2/9/2025). (Foto: Pusaran.id)
MORUT – Wakil Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara (Morut), Arman Purnama Marunduh, meluncurkan program baru bertajuk Kopi Morning bersama Ampuh, Selasa (2/9/2025). Slogannya duduk bersama, bicara terbuka untuk Morowali Utara yang lebih baik.
Arman menjelaskan, program ini hadir untuk mempererat silaturahmi antara DPRD, pemerintah daerah, LSM, aktivis, pers, dan aparat penegak hukum dengan masyarakat.
“Kopi Morning bersama Ampuh kami programkan untuk merawat silaturahmi, persaudaraan, dan keakraban di antara elemen-elemen masyarakat dan juga penyelenggara pemerintahan,” kata Arman, Jumat (5/9/2025).
Di hari peluncuran, puluhan warga dari berbagai profesi rampai berkumpul di Warkop Tehehe, Kelurahan Bahontula,Kecamatan Petasia. Tidak hanya laki-laki, kaum perempuan pun datang menyampaikan aspirasinya.
Arman menyebutkan, dalam forum ini, semua pihak duduk santai sambil ngopi pagi untuk berdiskusi tentang isu-isu terkini di Morowali Utara.
“Kita duduk dan minum kopi bersama, sembari membahas masalah atau isu-isu terkini di daerah kita,” ujarnya.
Arman mewacanakan Kopi Morning akan berlangsung setiap bulan. Tujuannya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat menyampaikan aspirasi, sekaligus mempercepat respon DPRD terhadap keluhan warga.
“Siapa saja boleh bergabung kopi morning bersama Ampuh. Dengan begitu, lebih banyak masukan yang kami terima,” katanya.
Baca juga: Warga Keluhkan Dampak Tambang di Reses Arman Marunduh
Sekretaris DPC Partai Gerindra Morut ini juga berharap diskusi dalam Kopi Morning menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi pemerintah daerah.
“Dari pembicaraan-pembicaraan ini kiranya dapat menghasilkan banyak hal yang bisa membantu pemerintah,” imbuh Arman.
Lebih dari itu, Arman ingin agar pemerintah benar-benar hadir sebagai pelayan rakyat yang cepat menanggapi kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah harus benar-benar menjadi pelayan masyarakat dan cepat merespon setiap keluhan warga,” tandasnya.
Sebelum meluncurkan program kopi morning bersama Ampuh, pendiri sekolah gratis bahasa Inggris ini telah meluncurkan program serupa bertajuk Ampuh Mendengar.
Meski tujuannya sama, metode program ini berbeda. Setiap pekan, Arman mengunjungi rumah warga untuk duduk bersama mendengarkan aspirasi masyarakat.
Merasa kurang, Arman lantas membuat program Ampuh Minggu. Kegiatan rutin setiap akhir pekan, di mana ia beribadah bersama jemaat di gereja-gereja desa di daerah pemilihan.
Baca juga: Refleksi Arman Marunduh Setahun Mengemban Amanah Rakyat
Arman menyebut bahwa pembangunan bukan sekadar fisik, tetapi juga harus mencakup aspek spiritual.
“Pembangunan itu tidak selamanya harus dalam bentuk fisik tapi juga dalam bentuk iman spiritual,” ungkapnya.
Sebagai legislator daerah, Arman Marunduh tentu berpenghasilan lumayan. Namun ternyata ia tak ingin menikmatinya sendiri bersama keluarganya. Penghasilan itu kemudian ia bagikan melalui program Ampuh Berbagi.
Ampuh Berbagi menyasar masyarakat kurang mampu, termasuk lansia, janda, dan keluarga miskin. Niatnya ingin meringankan beban warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
“Berkat yang sudah saya dapatkan saya bagikan juga kepada para lansia dan janda kurang mampu,” tandasnya. (ham)
PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mempercepat pembangunan jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Morowali…
PUSARAN - Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengajak masyarakat memperkuat kebersihan hati sebagai fondasi utama kehidupan.…
PUSARAN - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengintensifkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan…
PUSARAN - Crane PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membantu mengevakuasi mobil warga yang terjatuh ke…
PUSARAN - Pemkab Morowali Utara (Morut) mengakui keterlambatan pencairan hibah partai politik untuk Partai Gerindra…
PUSARAN - DPC Partai Gerindra Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447…
This website uses cookies.